Bupati Tasikmalaya Bawa 4 Misi Strategis Saat Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin

oleh -10 Dilihat
Bupati Tasikmalaya Bawa 4 Misi Strategis Saat Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin
Bupati Tasikmalaya Bawa 4 Misi Strategis Saat Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin. (foto : istimewa)
banner 468x60

JAKARTA, KALCERAN.ID — Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, melakukan kunjungan kerja strategis menemui Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta, Rabu (13/05/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi percepatan transformasi layanan publik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Bukan sekadar silaturahmi formal, Bupati membawa misi khusus untuk memastikan warga di pelosok Tasikmalaya mendapatkan fasilitas medis yang jauh lebih layak dan modern. Terdapat empat poin utama yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut:

banner 336x280

1. Revitalisasi Fasilitas Puskesmas

Bupati mendesak adanya perbaikan total pada gedung dan sarana prasarana Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Targetnya adalah menghapus kesan Puskesmas yang kusam dan minim fasilitas, sehingga memberikan kenyamanan maksimal baik bagi pasien maupun tenaga medis yang bertugas.

2. Peningkatan Standar Layanan PONED

Akses kesehatan bagi ibu dan anak menjadi prioritas. Layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas akan ditingkatkan standarisasinya. Hal ini bertujuan agar penanganan darurat persalinan dapat dilakukan lebih cepat dan aman di tingkat kecamatan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada rumah sakit di pusat kota.

3. Akselerasi Pembangunan RS TNT

Bupati meminta dukungan Kemenkes untuk mempercepat pembangunan fisik Rumah Sakit (RS) TNT. Percepatan ini diharapkan dapat segera memberikan akses layanan spesialis bagi ribuan warga Kabupaten Tasikmalaya, sehingga antrean dan jarak tempuh berobat dapat dipangkas secara signifikan.

4. Beasiswa Spesialis bagi Dokter Lokal

Dalam upaya memperkuat sumber daya manusia, Pemkab Tasikmalaya mendorong dokter umum berstatus PNS untuk melanjutkan studi spesialis melalui beasiswa LPDP dari Kemenkes. Program ini memiliki skema khusus: setelah lulus, para dokter spesialis tersebut wajib mengabdi di wilayah pelosok Tasikmalaya guna memeratakan kualitas layanan medis.

READ  5 Poin Respons Perhutani Soal Tuntutan KTH Cigalontang terkait Pengelolaan Getah Pinus

Dalam pertemuan tersebut, Cecep Nurul Yakin menekankan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara yang tidak boleh dibatasi oleh jarak geografis.

“Kita tidak ingin ada warga di pelosok yang merasa dianaktirikan hanya karena kendala jarak. Dengan dukungan pemerintah pusat, kita bangun sistem kesehatan yang lebih adil, berkualitas, dan merata,” tegas Cecep.

Melalui kolaborasi erat dengan Kemenkes, wajah layanan kesehatan di Tasikmalaya diprediksi akan bertransformasi menjadi lebih ramah, modern, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.