Guru
KALCERAN.ID – Ikatan Guru Olahraga Nasional Indonesia (IGORNAS) Kabupaten Tasikmalaya memanfaatkan kegiatan jambore sebagai langkah memperkuat kolaborasi antarguru olahraga sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari lingkungan sekolah.
Jambore yang digelar di salah satu hotel di Kabupaten Pangandaran pada 17–18 Juli 2026 itu diikuti guru olahraga dari berbagai sekolah di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berkarya untuk Tasik Maju, Tasik Berprestasi, dan Jabar Istimewa.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si., serta jajaran pengurus dan anggota IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Unang Arifin, S.Pd., M.Si., atau yang akrab disapa Gozim, mengatakan jambore tidak hanya menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi juga ruang untuk memperkuat kompetensi dan kebersamaan para guru olahraga.
“Guru olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, berkarakter, sekaligus memiliki potensi prestasi di bidang olahraga,” ujarnya.
Menurut Gozim, melalui forum tersebut para guru dapat saling bertukar pengalaman, memperkaya metode pembelajaran, serta membangun inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan jasmani di sekolah.
Ia meyakini peningkatan kapasitas guru akan berpengaruh terhadap proses pembinaan atlet usia dini sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tasikmalaya.
“Semoga melalui jambore ini melahirkan berbagai gagasan inovatif yang dapat diterapkan dalam pembinaan olahraga di sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, menegaskan pendidikan jasmani merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan jasmani menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang sehat, tangguh, disiplin, dan mampu bersaing di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kompetensi guru olahraga melalui berbagai program pengembangan profesional agar kualitas pembelajaran maupun prestasi peserta didik terus meningkat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini lahir sumber daya manusia yang unggul, baik dari sisi tenaga pendidik maupun peserta didik, sehingga mampu mendorong peningkatan prestasi pendidikan dan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penguatan sektor pendidikan dan olahraga sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia.
“Pendidikan dan olahraga merupakan dua sektor yang saling melengkapi dalam membentuk karakter generasi muda. Olahraga tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga membangun kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah,” ucapnya.
Menurut Cecep, guru olahraga memiliki peran sentral dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi sehingga pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan pendidikan olahraga.
“Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti jambore ini,” kata Cecep.
Salah seorang peserta, Fajar Gumilar, S.Pd., mengaku jambore memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi guru sekaligus mempererat kebersamaan antarsesama pendidik olahraga.
Jambore ini menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan menciptakan metode pembelajaran yang lebih menarik.
“Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar pendidikan olahraga semakin maju dan mampu mencetak generasi yang sehat dan berprestasi,” pungkasnya. (Red)












